Tegalsari – Akselerasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Banyuwangi memasuki babak baru. Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi memimpin langsung evaluasi besar-besaran guna memastikan proyek strategis ini berjalan presisi, Kamis (12/3/2026).
Merespons instruksi pimpinan, Komandan Pos Koramil (Danposramil) 0825/23 Tegalsari, Peltu Mujiono, bersama empat orang anggota intinya mengikuti jalannya evaluasi tersebut melalui sambungan video conference (vicon) dari Markas Posramil Tegalsari.
Rapat virtual ini menjadi krusial mengingat KDKMP diproyeksikan sebagai tulang punggung ekonomi digital bagi masyarakat di pelosok desa, termasuk di wilayah Kecamatan Tegalsari.
Dalam arahannya, Dandim 0825/Banyuwangi menekankan pentingnya sinkronisasi antara data laporan dengan fakta fisik di lapangan. Pembangunan KDKMP bukan sekadar mengejar target waktu, melainkan kualitas infrastruktur yang harus benar-benar siap menampung aktivitas ekonomi digital warga.
Danposramil 0825/23 Tegalsari, Peltu Mujiono, menyatakan bahwa jajarannya siap mengawal setiap detail pembangunan di wilayahnya. Kehadiran empat personel pendamping dalam vicon ini bertujuan agar instruksi dari Dandim dapat langsung dipecah menjadi tugas teknis di lapangan.
”Kami mengikuti evaluasi ini untuk memastikan tidak ada celah antara kebijakan komando atas dengan realita di lapangan. Empat anggota kami siapkan untuk memperketat pengawasan pembangunan KDKMP di Tegalsari,” ujar Peltu Mujiono usai kegiatan.
Pembangunan KDKMP ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung digitalisasi desa. Dengan pengawasan ketat dari level Kodim hingga Posramil, diharapkan proyek ini menjadi katalisator ekonomi yang mampu mengubah wajah UMKM di Banyuwangi menjadi lebih modern dan kompetitif.
Evaluasi yang berlangsung selama kurang lebih dua jam tersebut berakhir dengan catatan positif bagi wilayah Tegalsari, meskipun ada beberapa poin teknis yang diperintahkan untuk segera disempurnakan dalam waktu dekat.
