Karangdoro – Komitmen Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini kembali diwujudkan. Kali ini, Babinsa Desa Karangdoro, Serda M. Riza Ziaul Hack, mengambil peran krusial dengan memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang inspiratif kepada ratusan siswa SMA Darussalam Blokagung.
Kegiatan yang berlangsung intens pada jumat, 5 Desember 2025, ini menjadi sorotan utama di lingkungan sekolah. Serda M. Riza Ziaul Hack, yang dikenal aktif dalam pembinaan wilayah, hadir bukan sekadar sebagai narasumber, melainkan sebagai sosok yang menjembatani pemahaman siswa tentang arti sejati menjadi warga negara.
Materi yang disampaikan mencakup empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Namun, Babinsa Riza mengemasnya dengan gaya yang lebih kontekstual dan relevan bagi generasi muda, memicu diskusi hangat mengenai tantangan dan peluang Indonesia di masa depan.
Kegiatan penyampaian Wasbang ini dilaksanakan di Aula Utama SMA Darussalam Blokagung, mulai pukul 08.00 WIB hingga menjelang tengah hari. Pemilihan waktu ini dianggap strategis, mengisi jeda aktivitas sekolah dengan muatan edukatif yang mendalam sebelum memasuki masa liburan akhir tahun.
Menurut Serda M. Riza, tujuan utama dari kegiatan ini adalah memperkuat Ketahanan Nasional di tingkat akar rumput, yaitu pada diri pelajar.
“Generasi muda saat ini rentan terhadap infiltrasi ideologi asing dan radikalisme. Mereka adalah masa depan bangsa, sehingga penanaman Wasbang yang kuat sejak dini adalah sebuah keharusan, bukan sekadar pilihan,” tegas Serda Riza dalam sambutannya.
Ia menambahkan bahwa peran Babinsa tidak hanya terbatas pada keamanan fisik, tetapi juga keamanan ideologi dan mental.
Metode penyampaian yang digunakan Serda M. Riza sangat interaktif. Ia tidak hanya berceramah, tetapi juga menggunakan studi kasus, sesi tanya jawab, dan simulasi singkat yang melibatkan siswa secara langsung. Hal ini terbukti efektif.
”Awalnya saya kira materinya akan membosankan, tapi ternyata Bapak Babinsa membawakan dengan sangat seru. Saya jadi lebih mengerti bahwa nasionalisme itu bukan cuma hormat bendera, tapi juga berprestasi dan menjaga persatuan,” ujar Siti Nur Aini, salah satu siswi kelas XI.
