Tegalsari – Suasana malam di Dusun Padang Bulan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tegalsari, mendadak riuh namun tetap siaga pada Senin (25/5/2026) malam. Bukan karena adanya gangguan keamanan, melainkan karena dusun ini tengah dinilai dalam ajang Lomba Pos Satuan Keamanan Lingkungan (Poskamling) tingkat kabupaten.
Perhelatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi ajang pembuktian sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat akar rumput.
Hadir langsung di tengah-tengah warga, Babinsa Desa Tegalrejo, Serka Sadarman Lase. Ia memantau langsung kesiapan pos ronda, kelengkapan administrasi, hingga simulasi penanganan rintangan kamtibmas yang diperagakan oleh para linmas dan warga setempat.
”Poskamling ini bukan sekadar bangunan kayu atau tempat kumpul-kumpul malam. Ini adalah benteng pertama pertahanan wilayah kita. Melalui lomba Hari Bhayangkara ke-80 ini, kita kembali mengobarkan semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga,” ujar Serka Sadarman Lase di lokasi, Senin (25/5/2026) malam.
Tim penilai yang datang ke lokasi memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas warga Dusun Padang Bulan. Poskamling di wilayah ini dinilai tidak hanya memenuhi standar kelengkapan pos ronda seperti kentongan, buku mutasi, dan alat pemadam api ringan (APAR) tradisional, tetapi juga menunjukkan integrasi yang kuat dengan aplikasi pelaporan lingkungan modern.
Serka Sadarman Lase menambahkan bahwa kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata dari pilar utama keamanan desa.
”Kami (TNI) bersama Polri terus mendampingi masyarakat. Lomba ini memicu warga untuk tidak kendor dalam melakukan ronda malam. Menang atau kalah itu bonus, yang utama adalah konsistensi menjaga lingkungan agar tetap kondusif,” tegasnya.
