Tegalsari – Kedisiplinan bukan sekadar teori di dalam kelas, melainkan aksi nyata di lapangan. Hal inilah yang ditekankan oleh Babinsa Desa Tegalrejo, Serka Sadarman Lase, saat memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada ratusan siswa SMKN 1 Tegalsari, Banyuwangi, Jumat (9/01/2026).
Di bawah terik matahari yang mulai menyengat sejak pukul 07.30 WIB, para siswa tampak antusias mengikuti instruksi demi instruksi yang diberikan oleh personel TNI dari Koramil setempat tersebut. Pelatihan ini bukan tanpa alasan; pihak sekolah sengaja menggandeng TNI untuk memperkuat karakter dan mentalitas generasi muda.
Serka Sadarman Lase menjelaskan bahwa materi PBB merupakan sarana paling efektif untuk melatih konsentrasi, kekompakan, dan rasa tanggung jawab. Menurutnya, setiap gerakan dalam baris-berbaris mengandung filosofi kepatuhan terhadap pimpinan dan kerja sama tim.
”Latihan ini bukan hanya soal bagaimana mereka melangkah secara serentak, tapi bagaimana ego pribadi ditekan demi kerapihan kelompok. Itulah inti dari jiwa korsa,” ujar Serka Sadarman di sela-sela kegiatannya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini, tantangan bagi siswa bukan hanya soal akademik, melainkan ketahanan mental dan kedisiplinan diri agar tidak mudah terpengaruh dampak negatif lingkungan.
Kepala Sekolah SMKN 1 Tegalsari menyambut baik kehadiran Babinsa di tengah-tengah anak didiknya. Ia berharap sinergi antara sekolah dan TNI ini dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi.
”Kami ingin siswa kami memiliki mental baja. Kehadiran Serka Sadarman memberikan warna baru dan motivasi luar biasa bagi anak-anak,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan latihan berjalan dengan tertib dan lancar. Para siswa yang semula tampak kaku, perlahan mulai menunjukkan kekompakan dalam setiap derap langkah yang dipandu langsung oleh sang Babinsa.
