Karangmulyo – Di tengah gema lonceng dan nyanyian syukur yang membubung dari dalam Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Desa Karangmulyo, seorang pria berseragam hijau tampak berdiri tegak di gerbang utama. Sesekali ia melempar senyum ramah, namun sorot matanya tetap waspada memantau setiap pergerakan di sekitar area rumah ibadah.
Ia adalah Serka Suwadi, Babinsa Desa Karangmulyo, yang turun langsung melaksanakan pengamanan intensif pada perayaan Hari Natal, Senin (22/12/2025). Di saat sebagian besar warga menikmati suasana libur, Suwadi justru memastikan bahwa “titik aman” di Kecamatan Tegalsari tetap terjaga tanpa celah.
Langkah pengamanan ini bukan sekadar rutinitas. Sejak Senin pagi, Serka Suwadi telah melakukan koordinasi ketat dengan pihak pengelola gereja dan unsur pengamanan swakarsa. Tujuannya satu: memastikan ratusan jemaat yang hadir dapat menjalankan prosesi ibadah dengan khidmat tanpa rasa cemas.
”Kami tidak ingin ada ruang sedikit pun bagi gangguan sekecil apa pun. Fokus kami adalah sterilisasi area dan kenyamanan akses masuk jemaat. Ini adalah bentuk pengabdian TNI untuk menjamin kemerdekaan beribadah bagi setiap warga negara,” ujar Serka Suwadi di sela-sela pemantauan wilayah, Senin (22/12).
Kecamatan Tegalsari, khususnya Desa Karangmulyo, dikenal memiliki kemajemukan yang tinggi. Kehadiran Babinsa di GKJW Karangmulyo menjadi simbol kuat bahwa negara hadir untuk melindungi keberagaman tersebut.
Selain memantau keamanan fisik, Serka Suwadi juga mengatur alur lalu lintas di depan gereja guna mencegah kemacetan, mengingat antusiasme jemaat yang cukup tinggi pada perayaan tahun ini.
”Pak Babinsa sudah di sini sejak pagi buta. Bagi kami, ini bukan hanya soal keamanan, tapi soal rasa persaudaraan. Kami merasa sangat dihargai dan aman,” ungkap salah satu pengurus jemaat GKJW Karangmulyo.
Hingga berita ini diturunkan, rangkaian perayaan Natal di GKJW Desa Karangmulyo berlangsung dengan sangat kondusif. Tidak ada laporan mengenai gangguan keamanan maupun kendala teknis yang berarti.
Upaya yang dilakukan Serka Suwadi merupakan bagian dari instruksi komando atas untuk memperketat pengamanan di titik-titik keramaian dan rumah ibadah menjelang akhir tahun 2025. Dengan sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat, Desa Karangmulyo kembali membuktikan diri sebagai wilayah yang harmonis dan damai di Kabupaten Banyuwangi.
