Tamansari – Upaya penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa mendapat dukungan langsung dari aparat teritorial. Serka Arip Setiawan, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, menunjukkan peran aktifnya dengan melaksanakan pengawasan ketat terhadap proses perataan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih.
Pengawasan ini dilakukan guna memastikan bahwa pembangunan Koperasi Merah Putih, yang merupakan inisiatif vital bagi peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, berjalan sesuai rencana dan tidak menimbulkan potensi masalah di kemudian hari. Kehadiran Babinsa juga menjamin keamanan dan ketertiban selama proses pekerjaan fisik berlangsung.
Serka Arip Setiawan melaksanakan pemantauan dan pengawasan langsung di lokasi perataan lahan. Proses ini mencakup pengecekan kesesuaian batas-batas lahan, memastikan penggunaan alat berat berjalan aman, serta berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek dan perwakilan masyarakat setempat.
Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan simpan pinjam dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bagi warga Desa Tamansari.
Aksi pengawasan ini dipimpin langsung oleh Serka Arip Setiawan, Babinsa Desa Tamansari dari Koramil Tegalsari. Pihak lain yang terlibat adalah tim pelaksana proyek perataan lahan serta perwakilan pengurus Koperasi Merah Putih.
Serka Arip Setiawan menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara periodik, terutama pada tahapan krusial seperti perataan lahan.
“Tugas kami adalah memastikan tidak ada kendala teknis maupun sosial. Koperasi ini adalah harapan warga, jadi kami kawal agar fondasinya kuat, baik secara fisik maupun legalitas,” ujar Serka Arip Setiawan.
Ia menambahkan, sinergi antara TNI, perangkat desa, dan masyarakat adalah kunci suksesnya pembangunan ini. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu meminimalisir potensi konflik dan mempercepat proses pembangunan demi terwujudnya sentra ekonomi baru di Desa Tamansari.
