Tegalsari – Kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat nyata. Babinsa Desa Tegalsari, Serda Redi Agus Prasetyo, bersama puluhan warga Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari, berjibaku dalam kegiatan kerja bakti perataan dan pelebaran jalan usaha tani (JUT). Aksi gotong royong yang menjadi napas pembangunan ini berlangsung pada Jumat, 07 November 2025, dan disambut antusias oleh petani setempat.
Kegiatan yang dilakukan adalah kerja bakti perataan dan pelebaran jalan usaha tani (JUT) di wilayah Dusun Mojoroto. Jalan yang semula sempit dan tidak rata, kini diubah menjadi akses yang lebih memadai. Peningkatan kualitas jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas petani dan kendaraan pengangkut hasil bumi.
Babinsa Desa Tegalsari, Serda Redi Agus Prasetyo, menjadi inisiator dan motor penggerak utama kegiatan ini. Ia tak segan turun langsung memegang peralatan, bahu-membahu bersama warga desa.
”Ini adalah wujud nyata komitmen TNI AD, khususnya Babinsa, untuk selalu hadir dan mengatasi kesulitan masyarakat. Jalan usaha tani yang lebar dan rata sangat vital untuk menunjang perekonomian warga. Kalau akses lancar, biaya angkut panen bisa ditekan, kesejahteraan petani juga meningkat,” ujar Serda Redi di lokasi
Lokasi fokus kerja bakti berada di sepanjang jalan usaha tani di Dusun Mojoroto, Desa Tegalsari. Jalur ini sering dijuluki “jalur emas” karena menghubungkan area pertanian utama ke pemukiman dan pasar desa.
Aksi gotong royong ini dilaksanakan pada Jumat pagi, 07 November 2025, bertepatan dengan momen yang dianggap baik untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Tujuan utama dari perataan dan pelebaran jalan ini adalah mempermudah akses transportasi hasil pertanian, yang selama ini menjadi kendala karena kondisi jalan yang sempit dan rusak. Jalan yang lebih baik akan membuat petani lebih efisien membawa pupuk dan mengangkut hasil panen, yang secara langsung berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Proses kerja bakti melibatkan perpaduan antara tenaga manual warga dan penggunaan alat berat sederhana untuk meratakan dan memperlebar badan jalan. Serda Redi memimpin koordinasi, memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran. Semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan penyelesaian pekerjaan ini dalam satu hari penuh.
Warga setempat, Bapak Sukirno (45), salah satu petani, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Dulu kalau panen, motor sering terperosok. Sekarang jalannya sudah lebar, mudah-mudahan cepat mulus. Terima kasih banyak untuk Pak Babinsa dan semua yang sudah bantu,” tuturnya.
